Melangkah Maju

                    Melangkah Maju

    Suatu hari Mika sedang bersedih di kamarnya, karena Mika selalu gagal saat tidak diterima kerja. Mika tinggal bersama Neneknya, kedua orang tua Mika sudah meninggal, dan Mika selalu melamar pekerjaan untuk mendapatkan uang dan menggapai cita-citanya, tetapi selalu gagal tidak diterima kerja. Mika adalah anak tunggal, dia mempunyai Orang tua yang sewaktu hidup sebagai petani. Dari hasil menggarap sawah orang lain. Mika dan kedua Orang tuanya hidup sederhana. Mika merasa bahagia karena orang tuanya menyayanginya dan selalu memberikan kebahagiaan dan kesederhanaan dalam hidupnya. Sehingga waktu itu tiba, ketika Ayah dan Ibunya pulang dari sawah diwaktu sore. Tiba tiba hari hujan lebat dan mereka tidak melihat mobil melaju dengan kencang. Melintasi jalan yang licin sehingga terjadilah kecelakaan maut  yang menyebabkan kedua Orang tua Mika meninggal dunia. Mika akhirnya tinggal dengan Neneknya yang sudah berusia lanjut yang tidak jauh dari rumah orang tua Mika.

   Sudah dua bulan lamanya Orang tua Mika meninggal dunia, dan mereka tidak meninggalkan harta yang cukup. Beberapa tahun pun berlalu dan Mika sudah besar ia sedang mencoba mencari pekerjaan. Sayangnya Mika selalu di tolak, Mika sudah berusaha. Mika adalah anak yang suka menolong orang lain yang sedang kesusahan. Karena didikan orang tua nya sewaktu dia kecil. Sesusah apapun kita dalam menjalani hidup ini jangan lupa mau membantu orang lain. Karena dengan kebaikan yang kita berikan akan membantu kita dalam menjalani hidup ini. Suatu hari Mika sedang pergi bersama Neneknya membeli kebutuhan untuk dirumahnya, lalu saat sedang berjalan bersama Neneknya Mika melihat pengemis dengan badan nya yang cacat. Mika sedih melihat pengemis itu lalu Mika memberi sedikit uang yang ada, untuk di sedekahkan kan ke pengemis tersebut. Sesudah itu Mika pun melanjutkan perjalanannya bersama Neneknya, lalu tiba tiba di depannya lewat orang yang memakai baju jas. Ia terlihat seperti orang yang sangat sukses. Saat orang itu lewat Mika melihat dompet orang itu terjatuh, lalu dengan sigap Mika mengambil dompet itu dan menghampirinya.                                                                                                              "Permisi pak ini dompet anda terjatuh, "ujar Mika. "Wah terimakasih banyak mbak, saya tidak menyadari bahwa dompet saya jatuh tadi. Karena mbak sudah membantu saya, saya jadinya ingin membalas budi mbak, apakah mbaknya ada keinginan?" Ucap lelaki berjas itu bertanya. "Hmm kalau boleh saya ingin sekali bisa berkerja di suatu perusahaan, saya selalu ditolak saat melamar bekerja.Tetapi saya tidak tahu lagi harus bagaimana, saya juga ingin bekerja agar dapat memenuhi kehidupan saya dan Nenek saya." Ujar Mika                    Kebetulan saya mempunyai perusahaan perkantoran yang cukup besar, jadi mbak sepertinya bisa bekerja di perusahaan saya, apakah mbaknya mau? Tanya lelaki berjas itu. "WAHHH ini beneran pak?!, tentu saja pak saya mau!, ucap Mika yang terkejut sekaligus senang sekali. 
Seketika Mika menengadahkan wajahnya kelangit. Dia merasakan pertolongan Allah itu dekat. Ternyata doa doa nya selama ini dikabulkan oleh Allah melalui bapak ini. 

Hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha yang kita lakukan. Makin besar usaha dan kesungguhan yang kita lakukan, makin besar pula hasil yang akan kita dapat. 



Komentar

Postingan Populer