Penetapan pancasila dari masa ke masa
1. Soekarno
- Periode : 17 Agustus 1950 - 12 maret 1967
- Penyimpangan yang terjadi :
1. Pengangkatan presiden seumur hidup
2. Pembubaran DPR hasil Pemilu 1955
3. Pembentukan DPR-GR (Gotong Royong)
4. Penetapan Manifesto Politik Republik Indonesia sebagai GBHN
5. Pembuatan Penpres tanpa persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
- Keberhasilan :
1. Memproklamasikan kemerdekaan Indonesia
2. Membentuk Gerakan Non-Blok
3. Menyatukan Papua Barat ke NKRI
4. Membangun Jakarta sebagai ibukota Indonesia
5. Menekankan prinsip gotong royong dan musyawarah mufakat
6. Menata ekonomi pasca kemerdekaan
7. Membuat karya arsitektur
- Hal baru :
mengusung konsep Nasakom (Nasionalisme, Agama, Komunisme) sebagai basis politiknya. Hubungan yang kompleks dengan PKI (Partai Komunis Indonesia) dan kebijakan konfrontasi terhadap Malaysia menjadi peristiwa penting pada masa ini.
2. Soeharto
- Periode : 27 maret 1968 - 21 Mei 1998
- Penyimpangan yang terjadi :
Terjadi kesenjangan ekonomi, kolusi antara kekuasaan politik dan ekonomi, serta adanya korupsi, kolusi, dan nepotisme yang merugikan kepentingan masyarakat.
- Keberhasilan :
meningkatnya pertumbuhan ekonomi hingga tujuh persen. Pada 1 April 1969, Soeharto menjalankan program yakni Rencana Pembangunan Lima Tahun atau Repelita. Bersumber dari Kompas.com, Repelita bertujuan untuk mencapai ekonomi dan pembangunan yang stabil.
- Hal baru :
melaksanakan berbagai program pembangunan di sektor-sektor seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan industri. Keberhasilan ini membantu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menggerakkan perekonomian negara.
3. BJ Habibie
- Periode : 21 Mei 1998 - 20 Oktober 1999
- Penyimpangan yang terjadi :
- Organisasi Papua Merdeka. Salah satu penyimpangan Pancasila yang muncul pada era Reformasi adalah OPM atau Organisasi Papua Merdeka. ...
- Gerakan Aceh Merdeka. Sama seperti peristiwa sebelumnya, GAM yang dibentuk pada 1976 ini juga mengancam sila ketiga. ...
- Kemiskinan. ...
- Ketimpangan.
- Keberhasilan :
1. Berhasil menurunkan harga dolar di tahun 1998
2. Memimpin pembuatan pesawat N-250 gatot kaca
3. Berhasil membuat suatu teori yang bernama "teori habibie"
4. Habibie pernah meraih gelar doktor di Jerman
5. Mendapatkan banyak penghargaan internasional
- Hal baru :
1. Pembentukan kabinet.
2. Perubahan kehidupan politik nasional.
3. Mengurangi peran ABRI dalam sosial politik.
4. Perbaikan ekonomi.
5. Mengadakan pemilihan umum
4. Abdul Rahman Wahid
- Periode : 20 Oktober 1999 - 23 Juli 2001
- Penyimpangan yang terjadi :
1. asus pembubaran departemen sosial dan departemen penerangan pada masa pemeribtahan Abdurrachman wahid
2. Ada juga perseteruan antara Dpr dan presiden Abdurrachman wahid
3. Terakhir, masalah konflik tidak terselesaikan pada masa pemerintahan Abdurrachman wahid
- Keberhasilan :
1. Bidang hukum
2. Pluralisme
3. Pembangunan
4. Pemilu
- Hal baru :
Wahid kemudian mulai melakukan dua reformasi pemerintahan. Reformasi pertama adalah membubarkan Departemen Penerangan, senjata utama rezim Soeharto dalam menguasai media. Reformasi kedua adalah membubarkan Departemen Sosial yang korup.
5. Megawati
- Periode : 23 Juli 2001 - 20 Oktober 2004
- Penyimpangan yang terjadi :
- Organisasi Papua Merdeka. Salah satu penyimpangan Pancasila yang muncul pada era Reformasi adalah OPM atau Organisasi Papua Merdeka. ...
- 2. Gerakan Aceh Merdeka. Sama seperti peristiwa sebelumnya, GAM yang dibentuk pada 1976 ini juga mengancam sila ketiga. ...
- Kemiskinan. ...
- Ketimpangan.
- Keberhasilan :
- Reformasi kebijakan perpajakan.
- Efisiensi belanja negara dan privatisasi BUMN.
- Melakukan perancangan Jaring Pengaman Sektor Keuangan.
- Divestasi dari bank-bank di BPPN.
- Memperkokoh struktur pemerintahan bank negara.
- Hal baru :
1. Konflik dan Pergolakan yang Berkait dengan Ideologi.
2. Pemberontakan PKI (Partai Komunis Indonesia) Madiun (1948)
3. Pemberontakan DII/TII (1950-1962)
4. Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI)
5. Peristiwa Konflik dan Pergolakan yang Berkaitan dengan Kepentingan.
6. SBY
- Periode : 20 Oktober 2004 - 20 Oktober 2014
- Penyimpangan yang terjadi :
yaitu pengurangan subsidi atau menaikkan harga BBM, menurunkan harga BBM, memberi BLT/BLSM kepada RTM/RTS, dan kebijakan ekonomi Islam. Dampak dari kebijakan yang diambil SBY berdampak kepada berbagai sektor.
- Keberhasilan :
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan keberhasilan dalam pemerintahannya diantaranya pendapatan per kapita Indonesia naik 3,5 kali lipat menjadi Rp36,6 juta dari sebelumnya Rp10,5 juta, 9 tahun yang lalu.
- Hal baru :
hak pilih perempuan, pembatasan pekerja anak, penghapusan, pertarakan, dan reformasi penjara
7. Jokowi
- Periode : 20 Oktober 2014
- Penyimpangan yang terjadi :
Penyimpangan tik anggaran , adalah pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam (SDA) Migas ke daerah hingga sebesar Rp414 miliar. Padahal, pemerintah pusat sebenarnya masih memiliki utang DBH SDA (Minyak dan Gas Bumi, Kehutanan, Pertambangan dan Perikanan) kepada daerah hingga sebesar Rp11,95 triliun.
- Keberhasilan :
1. Harga harga terkendali
2. Kemiskinan terendah
3. Semakin banyak warga yang bekerja
4. Terjaminnya kehidupan warga
5. Kualitas hidup meningkat
6. Tingkat pendidikan membaik ,dll.
- Hal baru :
Pertama, mengubah ekonomi berbasis konsumsi menjadi ekonomi berbasis produksi. Kedua, kebijakan subsidi BBM yang dialihkan untuk pembangunan infrastruktur dan juga subsidi yang lebih tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan.
Komentar
Posting Komentar